Rabu, 30 Mei 2012

Ta’aruf Keren , Pacaran Sorry Men…!


Menikah tanpa Pacaran ,mungkinkah ???
Seperti yang telah kita ketahui, pacaran  telah merebak di kalangan remaja. Mugkin karena dianggap sulit, banyak remaja yang lantas percaya bahwa pacaran merupakan satu-satunya  cara untuk mengenal pasangan,mendekatkan  jarak, menghilangkan keraguan  dan  menyingkap kepribadian. Pacaran bukan lagi dianggap bumbu menjelang pernikahan, tapi  sudah seperti  “rukun” pernikahan. Ga’ sah nikah tanpa  pacaran, tanpanya bagaimana mungkin menikah ?
Tapi apakah benar tujuan pacaran untuk menikah? Belum tentu. Apalagi kalo masih ABG(Anak Baru Gede), pacaran Cuma buat have fun doank, ikut-ikutan temen, biar keren, biar gaul, biar bisa pamer dll. Sama sekali tidak ada niat untuk menikah. Lain kalo pacarannya ketika sudah dewasa,  baru ditujukan untuk menikah, itu pun belum tentu, kalo ga’ cocok ya bubar. Meskipun  ga’ cocoknya setelah pacaran Sembilan tahun?  Hehehe…apa ga’ rugi, tuh? Pacaran lama-lama hanya untuk bubar?
Lantas,   apakah pa caran bisa menjamin kamu akan mengetahui semua tentang pacarmu? Hmm…, coba kamu jawab dengan jujur. Ketika pacaran, apakah kamu lebih sibuk menyembunyikan  kejelekan dirimu dan berusaha keras menampilkan kebaikan dirirmu? Jika, ya, berarti kamu memang benar-benar hanya ingin pacarmu tau yang terbaik darimu, begitupun sebaliknya.
Nah, kalo udah begini, banyak pasangan ketika menikah mengeluhkan pasangannya ga’ sebaik waktu pacaran dulu. Wah…,ternyata pacaran lama-lama ga’ menjamin kamu akan mengetahui semua tentang pacarmu, ya? Karena jelas, semua kejelekan  itu di sembunyikan oleh masing-masing pihak. Hanya kebaikannya saja yang di tonjolkan.
Dimata Allah, pacaran adalah salah satu perbuatan yang  mendekati zina. Semua bentuk  zina bisa ditemukan  didalamnya. Zina hati, zina mata, zina tangan, zina kaki, zina mulut, dan zina yang terbesar  zina farji (kelamin). Naudzubillahimindzalik.
Kalo kamu tetap berdalih bahwa kamu bisa kok menjaga diri dari zina. Wow… nehi…nehi… ga’  mungkin ! Kamu mungkin bisa menghindar dari zina Farji , tapi kamu sulit menghindar dari zina hati ( mana bisa pacaran tanpa memikirkan si dia ), zina  mata(kecuali  pacaran jarak jauh, kale), zina tangan (hmm… bisa ga’ ya,  ga bersentuhan  saat berduaan), zina kaki ( pacaran di rumah terus? Asyik kalee) , zina mulut( mana bisa sehari  ga’ menyebut si dia dengan sebutan “sayang atau honey” ?).
Kalau ga Pacaran, Lantas bagaimana mengenal calon Pasangan ?
Islam punya solusi atas masalah tersebut. Yaitu dengan melakukan ta’aruf(kenalan). Tujuan ta’aruf  jelas hanya  untuk menikah karena Allah. Biasanya di awali dengan  bertukar biodata melalui MC (Mak Comblang).  MC bisa guru ngaji, orang tua atau orang yang bisa dipercaya . Waktu ta’aruf pun relative  singkat, hanya hitungan bulan saja .Tentu selama menjalani  proses ta’aruf jangan pernah putus sholat istikharah, mohon petunjuk Allah, apakah si dia jodoh  kamu atau bukan. Jawaban akan diberikan lewat mimpi atau kemantapan hatimu  dengannya semakin bertambah. Jika sudah cocok dan yakin, khitbah(lamaran) temui orang tuanya, bicarakan tanggal pernikahan dll. Akad Nikah deh, gampang khan…?
Ok… jadi jelas ya…, Menikah tanpa pacaran itu mungkin banget, yaitu dengan ta’arufan. Udah banyak fakta dan orang yang melakukannya kok.
Dengan ta’aruf, muslimah ga’ digantung hubungan ga’ jelas Dan sekalipun ta’aruf belum berakhir di pelaminan, kehormatan muslimah tetap terjaga Insya Allah.

Ta’aruf Keren , Pacaran Sorry Men…!

1 komentar: